Gejala, Penyebab, Dampak Dan Pengobatan Bagi Penderita Depresi


Gejala, Penyebab, Dampak Dan Pengobatan Bagi Penderita Depresi - Depresi merupakan gangguan suasana hati yang bergejolak dan sulit sekali bisa dikendalikan oleh si penderita depresi itu sendiri. Penyakit depresi ini ternyata sangat sulit sekali untuk bisa disembuhkan. Ada banyak sekali orang di dunia ini yang mengalami sakit depresi yang sangat berbahaya sekali jika tidak segera ditangani sesegera mungkin.

Depresi yang sudah berat dan berkepanjangan faktanya bisa membuat diri seseorang tersebut mengalami banyak sekali masalah. Contohnya saja keinginan besar untuk melakukan tindakan bunuh diri dan bisa juga mengancam diri orang di sekitarnya. Depresi bisa membuat suasana hati seseorang semakin memburuk dan berdampak pada lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

Sangat wajib untuk segera diobati kalau memang kamu atau ada orang terdekatmu yang sedang mengalami depresi. Depresi juga bisa menyebabkan adanya kerusakan otak pada diri seseorang yang mengidapnya. Kesulitan dalam bergaul dan bisa saja memiliki banyak sekali permusuhan dengan orang lain karena adanya rasa sakit hati yang dirasakan dari orang yang terganggu jiwanya tersebut.

Keadaan yang sangat membahayakan bagi si penderita depresi dan orang di sekitarnya. Kesulitan dalam mengambil keputusan juga bisa dirasakan oleh penderita depresi. Kesehatan tubuhnya akan terus menurun seiring penyakit depresinya yang tidak kunjung membaik. Segera kamu pergi ke dokter spesialis kejiwaan agar penyakit depresi yang kamu rasakan tidaklah berlarut-larut.

Apa saja tanda-tanda dan gejala depresi dari diri seseorang?

Pertanda munculnya depresi dari dalam diri seseorang adalah dengan terlihat dari wajahnya yang selalu sedih dan murung. Ciri-ciri orang yang mengidap depresi juga terbagi dalam dua bagian yaitu psikologi dan fisiknya sendiri. Kalau dilihat dari psikologi adalah:

- Selalu merasakan adanya beban di dalam dirinya.

- Perasaan untuk selalu menyalahkan diri sendiri atas nasib buruk yang menimpanya.

- Merasa khawatir dan cemas yang berlebihan

- Gangguan pada suasana hati yang memburuk dan berkepanjangan.

- Merasa sangat sensitif dan mudah sekali tersinggung.

- Ingin sekali segera membunuh dirinya sendiri.

Selanjutnya kalau dilihat dari faktor fisiknya yaitu:

- Sering sekali merasa kelelahan dan stamina tubuh cepat habis meskipun tidak dalam keadaan bekerja berat.

- Selera untuk menyantap makanan menjadi menurun drastis.

- Kurang tidur atau insomnia.

- Merasa pusing dan adanya rasa nyeri di bagian punggung, leher dan area lainnya.

- Suka kesemutan.

- Kesulitan untuk berbicara dan gerak tubuh semakin lambat.

- Menjadi terlihat kurus atau berat badan menjadi menurun drastis.

- Menjadi tidak bernafsu untuk berhubungan intim dengan lawan jenis.

Depresi dapat mengganggu kelangsungan hidupnya sendiri dengan para teman dan keluarganya. Aktivitas orang yang mengidap penyakit depresi akan terganggu atau bisa saja dia tidak bisa beradaptasi dengan orang di sekitarnya. Pada akhirnya dia malah menutup diri dari pergaulan yang akhirnya semakin tenggelamlah hidupnya dalam keterpurukan.

Baca Juga : Manfaat, Penyebab Dan Cara Yang Baik Untuk Bisa Menangis

Penyebab seseorang bisa mengalami sakit depresi

Penyebab kebanyakan orang bisa mengidap penyakit depresi adalah karena trauma dengan kenangan buruk yang dialaminya atau bisa juga adanya masalah berat yang sedang dihadapi olehnya, yang tubuhnya sendiri tidak mampu untuk mengatasi permasalahan dirinya tersebut. Keturunan dari orang tersebut juga bisa menjadi penyebab terjadinya depresi.

Orang dengan kedua orang tuanya suka mengidap depresi, maka anaknya sendiripun akan ikut mengalami depresi pula nantinya. Faktor keturunan bisa menjadi penyebab seseorang rentan akan mentalnya yang suka menurun, yang pada akhirnya mudah sekali terserang penyakit depresi. Gangguan mental yang tidak bisa dikendalikan inilah yang menjadi penyebab seseorang kesulitan untuk bergaul dan lebih menutup dirinya sendiri dalam ruangan yang kosong dan gelap.

Seseorang yang mentalnya memang lemah, maka akan lebih mudah jika dirinya jatuh ke dalam lubang kedepresian yang berkepanjangan. Jadi jika memang karakter di dalam diri kamu masih belum kuat untuk mengarungi kehidupan di dunia ini. Maka jangan pernah memasang target yang tinggi, nantinya malah kamu tidak kuat menahan bebannya dan pada akhirnya malah terpuruk serta jatuh ke dalam lubang hitam kedepresian yang kelam.

Penggunaan obat-obatan terlarang juga bisa menyebabkan diri seseorang mengalami depresi. Misalnya saja orang tersebut sering mengkonsumsi narkoba, maka besar kemungkinan akan ada gangguan pada mentalnya yang berujung pada penyakit mental yang parah, sehingga sakit depresi harus segera dia rasakan dalam waktu yang lama.

Baca Juga : Pengertian Penyakit Hati Dalam Islam Dan Cara Mengobatinya

Apa saja dampak dan efek buruk bagi diri seseorang yang mengidap depresi?

Depresi yang sudah saya katakan sebelumnya merupakan jenis dari gangguan mental yang mesti diwaspadai kedatangannya bagi diri siapapun itu orangnya. Jangan sampai kita mengalami penyakit jiwa depresi ini, sebab jika kita sudah mengalaminya, maka diri kita sendirilah yang bisa mengobatinya dan sulit sekali ada orang yang bisa sembuh total dari sakit depresi ini.

Seseorang yang terkena depresi maka dirinya akan selalu merasa bersalah, tidak semangat dalam beraktivitas sehari-hari, kurangnya minat bekerja, terlihat selalu sedih, merasa putus asa dan kehilangan rasa percaya diri dari dalam dirinya. Lebih parahnya lagi adanya keinginan besar untuk segera mengakhiri hidupnya sendiri atau mencelakakan diri orang di sekitarnya.

Bukan hanya merusak mental dalam jiwa seseorang saja lho kawanku, jika kamu sudah terkena sakit depresi ini. Lebih parahnya tubuh kamu akan ikut merasa kesakitan. Nah berikut akan saya berikan keluhan fisik apa saja dari orang yang mengalami depresi di bawah ini.

1. Sistem pencernaan akan terganggu fungsinya.

Orang yang mengalami sakit depresi, maka sistem pencernaan tubuhnya sendiri pun akan ikut terganggu dan menurunnya tingkat nafsu makan yang pada akhirnya tubuhnya akan terlihat kurus kering dan tidak bertenaga. Makanan yang dikonsumsi olehnya pun tidak dijaga dengan baik dan tidak pula diperhatikan pada gizi makanan tersebut.

Makanya ada banyak sekali penderita depresi yang mengeluh pada sistem pencernaannya dan merasakan rasa sakit lainnya seperti : sakit pada bagian perut dan sembelit. Lalu beresiko besar untuk terkena obesitas dan parahnya lagi anoreksia geriatrik.

2. Gangguan dan penurunan pada gairah seksual.

Orang yang terserang penyakit depresi biasanya merasa tidak ingin berhubungan intim dengan pasangannya, karena penurunan terhadap libido dari dalam dirinya. Mungkin saja si penderita depresi melakukan juga hubungan seks, namun dirinya tidak merasakan kesenangan apapun dalam berhubungan intim tersebut, bisa dikatakan dampaknya adalah penurunan terhadap gairah seksual di dalam kehidupannya.

3. Gangguan fungsi otak.

Beberapa bagian pada otak seseorang yang sedang mengalami depresi akan menurun dan menyusut, yang menyebabkan dirinya mendapatkan berbagai macam masalah kesehatan otak. Antara lain : Berkurangnya kemampuan mengingat, menyimpan memori, sering lupa ingatan, kesulitan dalam mengambil setiap keputusan dan gangguan pada emosinya.

Ada lagi bagian otak yang bernama amigdala yang nantinya dapat bekerja secara berlebihan pada orang yang sedang mengalami depresi. Otak yang bernama amigdala ini bekerja dengan tidak normal dan berlebihan, maka akibat buruknya si penderita depresi mengalami insomnia yang parah sekali yang membuat dirinya kesulitan untuk dapat tidur nyenyak dan juga gangguan pada aktivitas kehidupannya sehari-hari.

4. Penyakit jantung.

Hormon stres yang dikeluarkan oleh si penderita depresi ini terasa sangat berlebihan yang mengakibatkan organ jantungnya berdegup lebih cepat dan kencang. Orang yang sedang melihat dan berada di sampingnya pun merasakan kalau si penderita depresi ini mengalami degup jantung yang tidak normal.

Jika dibiarkan begitu saja, maka kedepannya si penderita depresi bisa mengalami sakit jantung yang dapat merusak aktivitasnya sehari-hari. Kalau dibiarkan lagi, maka bisa mengakibatkan sakit jantung koroner yang dapat membunuh dirinya.

5. Imunitas tubuh semakin lemah.

Tentu saja penderita depresi merasa bahwa dirinya tidak layak hidup lagi atau dapat dikatakan malas melakukan aktivitas yang menyenangkan setiap harinya. Gaya hidup penderita depresi juga menjadi tidak sehat dan terlihat asal-asalan saja dirinya menjalani kehidupan ini.

Tubuh orang yang menderita depresi pada akhirnya akan kekurangan energi dan tentu saja imunitas atau sistem kekebalan tubuhnya akan ikut melemah sehingga semakin seringlah dia merasakan berbagai macam jenis penyakit yang dialaminya.

Depresi juga bisa menyebabkan rasa sakit kepala, mual, sakit leher, merasa lemas dan suka pegal-pegal. Jadi saya tekankan bahwa depresi bukanlah suatu masalah kesehatan yang perlu dianggap remeh dan sudah seharusnya seseorang yang menderita depresi wajib dibawa ke psikiater atau psikolog untuk dapat sembuh dengan terapi yang tepat bagi dirinya.

Baca Juga : Cara Mengatasi Sakit Pikiran Dengan Cepat Dan Mudah

Pengobatan yang tepat bagi penderita depresi.

Seorang penderita depresi harus segera ditangani secepatnya dan jangan diremehkan sampai berlangsung lama. Soalnya ada banyak sekali efek atau dampak buruk yang nantinya bisa membahayakan diri sang pasien depresi tersebut. Berkurangnya minat terhadap aktivitas apapun itu, selera makan menurun, turunnya gairah seksual, memiliki banyak masalah terhadap pergaulan, sulit tidur nyenyak dan suka sakit kepala setiap harinya ini merupakan berbagai resiko buruk dari orang yang sedang depresi.

Jika seseorang yang sedang depresi langsung dibawa ke rumah sakit, maka tahap penyembuhannya akan terasa lebih mudah, dibandingkan dengan penderita depresi yang sudah lama tidak ditangani. Penderita depresi bisa ditangani dengan psikoterapi, obat anti depresan dan terapi kejut listrik.

Saya akan memberikan beberapa jenis pengobatan yang cocok bagi penderita depresi agar lekas sembuh dan bisa menjalani kehidupan di dunia ini dengan bahagia. Yaitu di bawah ini:

Psikoterapi

Seseorang yang merasa depresi bisa dibawa ke psikiater terdekat di kota tempat tinggal mereka, lalu psikiater akan segera melakukan psikoterapi yang memungkinkan pasien ditanya berbagai aspek mengenai kehidupannya selama depresi. Antara lain yaitu:

- Situasi negatif yang pernah dialami si penderita depresi.

- Pengalaman hidupnya yang selalu tertekan.

- Hubungan dengan orang lain dan masalah komunikasi sosial.

- Gejolak emosi yang timbul dari dalam diri si penderita depresi.

Obat antidepresan.

Ada lagi cara yang mudah untuk menyembuhkan penyakit depresi, yaitu dengan memakai obat antidepresan yang memang tepat bagi si penderita depresi ini. Jangan asal dalam membeli dan mengkonsumsi obat anti depresan tanpa anjuran dokter, sebab bisa jadi nantinya akan timbul efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Obat antidepresan ini bekerja untuk menyeimbangkan zat kimia yang ada di otak seseorang yang sedang depresi agar bisa mengatur suasana perasaan. Perasaan seseorang yang sedang depresi akan menjadi lebih baik jika diberikan obat antidepresan yang tepat bagi dirinya.

Saya sebutkan saja beberapa jenis obat antidepresan untuk kamu ketahui yaitu:

- Tricyclic antidepressant, misalnya amitriptyline

- Monoamine oxidase inhibitors, misalnya phenelzine dan isocarboxazid

- Prozac

Obat antidepresan juga tidak bisa cepat dalam menyembuhkan penyakit depresi, sebab membutuhkan waktu sekitar 2-4 minggu untuk bisa melihat hasilnya. Ingat juga bahwa obat antidepresan harus dari resep dokter dan jangan pernah mengurangi takaran dari dokter. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh juga lama berkisar 6-12 bulan untuk bisa normal kembali.

Terapi kejut listrik.

Jika obat antidepresan belum bisa mengatasi penyakit depresi yang diderita olehnya, maka bisa dikatakan terapi kejut listrik bisa menjadi pertimbangan agar penyakit depresi lekas sembuh dan tidak kambuh lagi.

Cara kerjanya adalah dengan memakai gelombang energi listrik yang nantinya akan dialirkan ke tubuh si penderita depresi yang tentu saja akan mempengaruhi kinerja otak menjadi semakin baik. Biasanya terapi kejut listrik ini dipakai jika si penderita depresi sudah mencapai kondisi yang parah banget dan dirinya ingin sekali bunuh diri.

Diperlukan juga dukungan dari keluarga dan teman terdekatnya untuk dapat membuat suasana hatinya menjadi lebih baik lagi. Pola hidup seseorang yang menderita depresi harus dirubah menjadi pola hidup sehat dan lakukan juga perawatan ke dokter kejiwaan seminggu sekali agar proses penyembuhan terhadap penyakit depresi lekas pulih total dan tidak kambuh lagi.

Depresi memang salah satu penyakit serius yang berbahaya sekali bagi semua orang dan ada banyak sekali kasus bunuh diri di dunia ini, karena tidak mampu menahan rasa sakit dari depresi yang diderita olehnya. Jangan sampai kita menjadi orang yang semacam itu dan ingat bahwa depresi adalah penyakit yang harus ditangani dengan cepat dan jauhi bunuh diri karena merupakan salah satu dosa yang tidak termaafkan nantinya.

Melukai diri sendiri dan orang lain juga pertanda bahwa seseorang sudah mengalami depresi yang sangat parah dan harus segera diobati dengan pengobatan yang tepat. Aktivitas kehidupan sehari-harinya bisa terganggu dan nantinya akan ada penyakit lain yang menjadi malapetaka terbesar bagi seseorang yang mengidap depresi, namun dibiarkan begitu saja oleh dirinya dan orang terdekatnya.

Mungkin itu dulu yang mau saya sampaikan dari artikel yang berjudul Gejala, Penyebab, Dampak Dan Pengobatan Bagi Penderita Depresi yang semoga saja bagi kamu yang sedang mengalami depresi, maka saya doakan supaya cepat sembuh dan dapat kembali hidup bahagia setiap harinya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel